Pengertian Keluarga Berencana (KB)

Pengertian Keluarga Berencana (KB)
Pengertian Keluarga Berencana (KB)

KB atau Keluarga Berancana adalah cara untuk mengukur jumlah anak yang di inginkan dengan membentuk keluarga yang sehat dan sejaktera. untuk mencapai hal tersebut ada beberapa langkah alternatif untuk mencegah kehamilan. itu bisa dilakukan dengan penggunaan alat-alat kontrasepsi atau penanggulangan kelahiran seperti kondom, spiral, IUD, dan sebagainya.

Kita bisa melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan ahli nya, bisa kita cari di Klinik Raden Saleh Resmi, atau bisa langsung ke Klinik Kuret Steril salah satunya

Tujuan umum dari KB adalah Meningkatkan kesejahteraan ibu, anak dalam rangka mewujudkan NKKBS (Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera) yang menjadi dasar terwujudnya masyarakat yang sejahtera dengan mengendalikan kelahiran sekaligus menjamin terkendalinya pertambahan penduduk.

Tujuan khusunya adalah sebagai berikut
  • Meningkatkan jumlah penduduk untuk menggunakan alat kontrasepsi. 
  • Menurunnya jumlah angka kelahiran bayi. 
  • Meningkatnya kesehatan keluarga berencana dengan cara penjarangan kelahiran
Metode kontrasepsi bekerja dengan dasar mencegah sperma laki-laki mencapai dan membuahi telur wanita (fertilisasi) atau mencegah telur yang sudah dibuahi untuk berimplantasi (melekat) dan berkembang di dalam rahim. Kontrasepsi dapat reversible (kembali) atau permanen (tetap). Kontrasepsi yang reversible adalah metode kontrasepsi yang dapat dihentikan setiap saat tanpa efek lama di dalam mengembalikan kesuburan atau kemampuan untuk punya anak lagi. Metode kontrasepsi permanen atau yang kita sebut sterilisasi adalah metode kontrasepsi yang tidak dapat mengembalikan kesuburan dikarenakan melibatkan tindakan operasi. 

Metode kontrasepsi juga dapat digolongkan berdasarkan cara kerjanya yaitu metode barrier (penghalang), sebagai contoh, kondom yang menghalangi sperma; metode mekanik seperti IUD; atau metode hormonal seperti pil. Metode kontrasepsi alami tidak memakai alat-alat bantu maupun hormonal namun berdasarkan fisiologis seorang wanita dengan tujuan untuk mencegah fertilisasi (pembuahan). Faktor yang mempengaruhi pemilihan kontrasepsi adalah efektivitas, keamanan, frekuensi pemakaian dan efek samping, serta kemauan dan kemampuan untuk melakukan kontrasepsi secara teratur dan benar. Selain hal tersebut, pertimbangan kontrasepsi juga didasarkan atas biaya serta peran dari agama dan kultur budaya mengenai kontrasepsi tersebut. 

Faktor lainnya adalah frekuensi bersenggama, kemudahan untuk kembali hamil lagi, efek samping ke laktasi, dan efek dari kontrasepsi tersebut di masa depan. Sayangnya, tidak ada metode kontrasepsi, kecuali abstinensia (tidak berhubungan seksual), yang efektif mencegah kehamilan 100%.

Sekian informasi yang dapat saya sampaikan kali ini, sobat bisa juga baca mengenai Apa itu KB (Keluarga Berencana). mohon maaf jika ada kesalahan

Penulusuran terkait :
  • pengertian kb 
  • kb adalah pdf 
  • tujuan kb 
  • macam macam kb 
  • manfaat kb 
  • pengertian kb 
  • menurut bkkbn 
  • laporan pendahuluan kb 
  • contoh laporan kb
  • klinik kuret steril
  • klinik raden saleh
  • klinik kandungan salemba
Title : Pengertian Keluarga Berencana (KB)
Description : Pengertian Keluarga Berencana (KB) KB atau Keluarga Berancana adalah cara untuk mengukur jumlah anak yang di inginkan dengan membent...